Konfigurasi Printer POS
Konfigurasi Printer POS dipakai untuk mengatur printer thermal atau printer struk yang terhubung ke aplikasi melalui APS/native print service. Di halaman ini user dapat membuat beberapa profil printer, memilih jenis koneksi, mengatur ukuran kertas, jumlah copy, auto cut, cash drawer, dan mencoba cetak test print.
Menu ini hanya tampil di aplikasi Zayeen, bukan saat Zayeen dibuka dari browser biasa. Gunakan aplikasi Zayeen untuk Windows, iOS, atau Android agar halaman Konfigurasi Printer POS dan service printer lokalnya tersedia.
Kapan Dipakai
- Saat implementasi awal printer kasir, printer struk, atau printer thermal pada device desktop, Android, atau WebView.
- Saat satu outlet memiliki lebih dari satu printer dan setiap printer perlu disimpan sebagai profil terpisah.
- Saat jenis koneksi printer berubah, misalnya dari Bluetooth ke TCP/IP atau dari SMB ke USB.
- Saat hasil cetak terlalu lebar, terlalu rapat, atau page break struk tidak sesuai.
- Saat user ingin mengetes koneksi printer langsung tanpa harus mencetak transaksi nyata.
Konsep Dasar
- APS Server List adalah daftar profil printer yang disimpan. Satu aplikasi dapat menyimpan beberapa profil printer dengan nama berbeda.
- New Server membuat profil printer baru dengan menyalin konfigurasi printer yang sedang aktif, lalu user dapat mengubah detail koneksinya.
- Delete Server menghapus profil printer yang sedang dipilih. Tombol ini hanya berguna bila daftar printer lebih dari satu.
- Printer Type menentukan cara aplikasi berkomunikasi dengan printer: SMB, USB, Bluetooth/Serial, atau TCP/IP.
- Test Print mengirim contoh data struk ke APS/native service. Jika berhasil, berarti koneksi dasar printer dan parameter cetak sudah sesuai.
- Save Config menyimpan semua profil printer ke service lokal sehingga bisa dipakai oleh modul POS atau proses cetak lain.
Jenis Koneksi Printer
- SMB umumnya dipakai di Windows atau macOS untuk printer sharing. Field utamanya adalah
sharingPrinter, misalnya\\server_name\printer_share_name. - USB Printer dipakai bila printer terhubung langsung melalui USB. Field pentingnya adalah
vendorIddanproductId. - Bluetooth/Serial Printer dipakai untuk printer Bluetooth atau serial port. Pada desktop tertentu, field yang sama juga bisa berisi nama serial port seperti
/dev/tty...atauCOM3. - TCP/IP Printer dipakai untuk printer jaringan. Field pentingnya adalah
printerIpAddressdanprinterPort, biasanya port9100. - Pilihan printer type yang muncul bergantung pada platform. Misalnya iOS hanya diarahkan ke TCP/IP, sedangkan Android cenderung memakai Bluetooth lebih dulu.
Alur Penggunaan
- Buka menu Pengaturan / Sistem & Tampilan / Konfigurasi Printer POS.
- Pilih profil printer dari APS Server List, atau klik New Server bila ingin menambah printer baru.
- Isi Name atau nama printer. Jika nama diubah dan valid, key profil printer juga ikut berubah.
- Pilih Printer Type sesuai koneksi printer: SMB, USB, Bluetooth/Serial, atau TCP/IP.
- Isi field koneksi sesuai jenis printer. Contohnya IP dan port untuk TCP/IP, sharing printer untuk SMB, atau vendor/product ID untuk USB.
- Atur opsi cetak seperti Auto Cut, Enable Cash Drawer, jumlah copy, DPI, jumlah karakter per baris, dan lebar kertas dalam milimeter.
- Bila printer memakai struk panjang atau printer 80 mm, buka bagian Advanced Page Break untuk menyesuaikan mode page break, panjang halaman per line, atau panjang halaman per inch.
- Klik Save Config untuk menyimpan, lalu klik Test Print untuk memastikan printer benar-benar menerima output.
Field dan Opsi Penting
| Field / Opsi | Penjelasan |
|---|---|
| Name | Nama profil printer. Nama ini tampil di daftar APS Server List dan membantu membedakan printer kasir, dapur, gudang, atau printer outlet lain. |
| Sharing Printer | Dipakai untuk koneksi SMB. Format umumnya \\server\printer di Windows, atau nama printer di macOS. |
| Bluetooth Address / Serial Port | Dipakai untuk Bluetooth/Serial Printer. Nilainya bisa berupa MAC address Bluetooth atau nama port serial. |
| Printer IP Address dan Printer Port | Dipakai untuk TCP/IP Printer. Pastikan IP printer benar dan port sesuai setting printer jaringan. |
| USB Vendor ID dan USB Product ID | Dipakai untuk USB Printer. Nilainya harus sesuai device USB printer yang terhubung. |
| Enable Auto Cut | Menentukan apakah printer melakukan potong kertas otomatis setelah cetak. |
| Enable Cash Drawer | Menentukan apakah printer mengirim trigger untuk membuka cash drawer saat proses cetak tertentu. |
| Number Of Copies To Print | Jumlah copy yang akan dicetak setiap kali printer dipakai. |
| Printer DPI | Resolusi printer thermal. Nilai umum adalah 203, tetapi bisa berbeda tergantung model printer. |
| Characters Per Line | Jumlah karakter per baris. Ini memengaruhi hasil format ESC/POS dan sebaiknya disesuaikan dengan lebar kertas serta font struk. |
| Printer Width MM | Lebar kertas printer dalam milimeter, misalnya sekitar 58 atau 80. |
| Advanced Page Break | Dipakai untuk override mode page break, khususnya bila auto cut dimatikan atau printer 80 mm membutuhkan penyesuaian feed dan form feed. |
Detect Printer dan Test Print
- Detect Printer hanya muncul saat printer type adalah Bluetooth/Serial. Tombol ini meminta daftar device serial dari service lokal, lalu user memilih device yang benar dari dialog.
- Test Print mengirim contoh struk demo ke printer aktif. Isi test print mencakup header, detail item, total, pajak, pembayaran, dan footer.
- Jika test print gagal, periksa kembali jenis koneksi, IP/port, MAC address, serial port, atau vendor/product ID sebelum mengubah layout struk.
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Menu ini hanya muncul di aplikasi Zayeen untuk Windows, iOS, atau Android. Jika Zayeen dibuka dari browser biasa, menu ini umumnya tidak tampil.
- Service printer lokal hanya tersedia pada runtime aplikasi Zayeen. Di browser biasa, fitur APS/native print biasanya tidak dapat dipakai.
- Menghapus profil printer tidak menghapus printer fisik, tetapi menghapus setting lokal yang dipakai aplikasi.
- Jika nama printer diganti menjadi nama yang sudah dipakai profil lain, aplikasi akan menolak perubahan karena key printer harus unik.
- Jika hasil cetak terlalu panjang, terpotong, atau cut tidak pas, cek Enable Auto Cut, Characters Per Line, Printer Width MM, dan Advanced Page Break.
- Setelah ganti konfigurasi printer, sebaiknya lakukan test print dulu sebelum printer dipakai oleh POS atau transaksi operasional.
Lokasi Menu
- Pengaturan / Sistem & Tampilan / Konfigurasi Printer POS
/apsconfig